Mengapa Orang Kaya Banyak yang Lupa

Posted by

As salamu 'alaikum, sohib Van D Teach. Sudah lama tidak posting artikel tentang Islam. Setidaknya, ane membuat artikel ini sebagai 'pengingat' bahwa semua hal ialah milik Allah dan PASTI akan kembali pada-Nya.
Ada satu pertanyaan yang terlontar ketika sohib ane 'meratapi nasibnya',
Kenapa orang kaya kok banyak yang suka dugem, mabok, judi, bahkan main wanita. Tapi nggak diazab sama Allah?

Sohib sekalian, Allah sebenarnya bukan sedang memanjakan orang-orang tersebut. Melainkan, Allah sedang menumpuk dosa-dosa mereka sehingga menggunung. Satu-satunya jalan keluar bagi mereka hanya taubatan-nasuuha (taubat yang sebenar-benarnya, tidak pernah mengulangi perbuatan itu lagi).

Bagaimana jika mereka taubat, kemudian mengulanginya lagi?
Itu bukan taubat yang sebenarnya. Mereka hanya mencari muka agar dianggap sebagai golongan orang yang beriman.

Apa dalil atau landasan bahwa orang yang bergelimang kesenangan ditangguhkan adzabnya?

Sohib dapat melihat dari surat ke-enam, Al-An'aam ayat 44 yang berbunyi,

 فَلَمَّا نَسُوا مَا ذُكِّرُوا بِهِ فَتَحْنَا عَلَيْهِمْ أَبْوَابَ كُلِّ شَيْءٍ حَتَّى إِذَا فَرِحُوا بِمَا أُوتُوا أَخَذْنَاهُمْ بَغْتَةً فَإِذَا هُمْ مُبْلِسُونَ

"Maka tatkala mereka melupakan peringatan yang telah diberikan kepada mereka, Kami-pun membukakan semua pintu-pintu kesenangan untuk mereka; sehingga apabila mereka bergembira dengan apa yang telah diberikan kepada mereka, Kami siksa mereka dengan sekonyong-konyong, maka ketika itu mereka terdiam berputus asa."

Semoga jawaban sederhana tersebut dapat mengingatkan kita betapa Allah Maha Adil atas segala sesuatunya. Tidak ada satupun makhluk yang luput dari pantauannya meski bersembunyi di tempat yang paling aman sekalipun.

Untuk lebih jelasnya, mengapa muslimin banyak yang miskin, sementara orang kafir banyak yang kaya dapat dibaca di sini >>> http://muslim.or.id/tazkiyatun-nufus/muslim-nampak-miskin-kafir-hidup-kaya.html


Blog, Updated at: 11:01

0 comments:

Post a Comment

1. Komentar ini dapat menggunakan akun Wordpress, anonim, dan OpenID.

2. Mohon kritik dan saran demi meningkatkan kualitas artikel blog ini.

3. Diperbolehkan berkomentar menggunakan link aktif yang bermanfaat (bukan jual beli).